Ki Sambarlangit dan Yohanes Chandra Beber Rahasia Aksara Jawa (Bagian 1)

Sesuai dengan agenda yang sudah tertulis di postingan terdahulu. Postingan kali ini akan menceritakan kegiatan Yohanes Chandra Eka dan Ki Sambarlangit usai kegiatan belajar mengajar aksara Jawa. Sebelumnya diceritakan bahwa kedua tokoh tersebut saling tukar kawruh mengenai aksara Jawa. Sebenarnya, lebih tepat dikatakan ngangsu kawruh, karena pada saat itu Ki Sambarlangit lebih banyak mewejangkan ilmu dan pengalamannya.

Pada kisah yang lalu, Ki Sambarlangit menggugat tentang kebenaran kisah Ajisaka yang mengalahkan Dewata Cengkar. Yohanes Chandra Ekajaya menuturkan kembali kisah yang pernah diucapkan oleh sahabat karibnya. Intinya, bagi sosok spiritual seperti beliau, tokoh Ajisaka adalah seorang kolonialis. Ia adalah penjajah, dan menjelek-jelekkan bangsa asli Nuswantara dengan mengatakan bahwa bangsa ini seperti raksasa.

Gugatan Ki Sambarlangit juga beralasan. Ia memulainya dari kisah terbentuknya aksara Jawa, yang terinspirasi dari kisah Dora dan Sembada, dua abdi terbaik Ajisaka. Yohanes Chandra Ekajaya pebisnis dan penyukaspiritual ini pun kemudian menjadi sangat tertarik dengan beragam makna-makna filosofis tetapi menyimpan misteri dari aksara Jawa yang sangat bisa dirasionalisasikan.

Yohanes Chandra tertarik dengan ucapan Ki Sambarlangit yang mengatakan bahwa arti sebenarnya dari ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, dha, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, nga, tidak seperti itu. Bahkan banyak orang yang membolak-balik aksara tersebut supaya memahami maksud dan arti serta tujuan sebenarnya dari aksara Jawa.

Banyak orang yang gagal memahami makna sejati dari aksara Jawa. Yohanes Chandra Ekajaya pun baru kali ini memikirkan kembali makna sejati aksara Jawa, setelah paradigma, pemahaman, dan pemikirannya didekonstruksi oleh Ki Sambarlangit.

Ki Sambarlangit mengatakan kepada Yohanes Chandra Ekajaya pebisnis yang menyukai spiritual ini bahwa makna sejati dari aksara Jawa sebenarnya sangat sederhana dan tidak rumit. Bagi Ki Sambarlangit, ini hanya masalah pembacaan.

Yohanes Chandra Eka pun sudah tak sabar, ia pun segera bertanya apa maksud dari aksara Jawa, dan bagaimana cara pembacaannya kepada Ki Sambarlangit.

Ingin tahu kisah Yohanes Chandra Ekajaya menerima arti sejati dari aksara Jawa? Tunggu di postingan selanjutnya.


0 komentar:

Pengusaha Yohanes Chandra EkajayaCopyright © 2017 Mulai Ngulik Yohanes Ekajaya Support By Yohanes Chandra Ekajaya