Aroma Tumbuhan dalam Produk Parfum Chandra Ekajaya



PADA 2017, beberapa brand parfum meluncurkan parfum berbahan floral dan konsep yang unik sehingga bisa disesuaikan dengan karakter masing-masing orang. Menurut ahli parfum Chandra Ekajaya, aroma bunga dan daun menjadi pilihan favorit para pencipta parfum. Tidak hanya untuk memberikan wewangian pada tabuh, penggunaan parfum ternyata dapat menonjolkan karakter masing-masing orang. "Parfum yang ada selama ini memiliki varian aroma di antaranya woody, fruity floral, floral, dan spicy oriental. Wewangian tersebut memiliki kesan dan menonjolkan karakter yang berbeda-beda," ujar Chandra Ekajaya seperti dilansir dari telegraph.co.uk. Chandra Ekajaya menerangkan, woody scents merupakan jenis aroma yang membuat pemakainya serasa di hutan belantara penuh pepohonan, misalnya pohon pinus. Jenis aroma ini cocok untuk orang-orang yang optimistis dan senang berinteraksi dengan orang lain.

Sementara fruity floral, misalnya dari bunga jeruk atau ceri, untuk orang-orang yang perfeksionis. Mereka sangat memerhatikan detail kehidupan seharihari dan terorganisasi. "Karena itu, wewangian yang segar, seperti campuran bunga dan buah, sangat cocok digunakan dengan karakter seperti ini," ujar Chandra Ekajaya. Adapun wewangian floral atau bunga yang murni sangat cocok untuk orang-orang yang romantis dan feminin. Menurut Chandra Ekajaya, aroma bunga mawar, lili, dan melati sempurna menyesuaikan penampilan orang-orang dengan kepribadian tersebut. Sedangkan aroma spicy yang berasal dari rempah-rempah, misalnya cengkeh, lada, dan musk , cocok digunakan untuk mencerminkan kepribadian yang dominan.

"Parfum dengan aroma spicy oriental cocok untuk orang-orang yang sangat percaya diri tentang diri mereka sendiri. Pilihan musk dengan sedikit aroma vanila cocok dengan kepribadian ini," ujar Chandra Ekajaya. Parfum bahkan bisa memberikan kesan seduktif atau memikat. Hal inilah yang baru-baru ini dihadirkan Hugo Boss melalui parfum bernama The Scent for Her. Jason Wu, Direktur Artistik Hugo Boss, menjelaskan, parfum baru ini diciptakan bagi para perempuan berkarakter elegan, tetapi tangguh. Di sisi lain, mereka juga memancarkan aura seduktif yang kuat. "Karakter tersebut dituangkan dalam ramuan aroma yang terdiri dari peach di lapisan teratas (top notes ), lalu bunga osmanthus untuk menciptakan aroma yang sensual.

Sebagai lapisan terbawah, hadir roasted cocoa untuk mempertegas rasa manis," ujar Wu. Wu menjelaskan, selain aroma, desain botol parfum terbaru ini menawarkan daya tarik tersendiri. Botol hadir dengan penutup yang merepresentasikan desain cuff atau manset Hugo Boss nan ikonik. "Botol ini memiliki bentuk diamond-cut, sangat sleek , sederhana, dan feminin," ucap Wu.

Parfum dengan karakter seduktif juga dihadirkan penyanyi kenamaan Britney Spears. Parfum yang dinamai Fantasy in Bloom ini sengaja dirancang Britney bagi perempuan untuk memberikan rasa kuat, seksi, dan percaya diri. "Saya suka menciptakan wewangian dan mencari inspirasi dari mana-mana. Saya suka membantu perempuan merasa seksi, kuat, percaya diri, dan saya pikir parfum saya sangat merefleksikannya.

Setiap parfum adalah cara saya untuk bisa berkoneksi dengan fans," kata Britney. Chandra Ekajaya menjelaskan, parfum dengan aroma bunga yang memberikan kesan feminin banyak diluncurkan brand parfum tahun ini. Salah satu di antaranya Vera Wang melalui parfum Princess of Heart. Parfum terbaru keluaran desainer Vera Wang ini sudah terlihat romantis dan manis hanya dari botolnya. Parfum ini pun memiliki wangi yang didominasi bunga dengan campuran bergamot, stroberi, dan semangka. Ada pula sentuhan aroma bunga lili dan melati.

"Anda juga bisa mencium aroma krim vanila, musk, dan kayu cedar," sebut Chandra Ekajaya. Tidak hanya Hugo Bss dan Vera Wang, Jimmy Choo yang selama ini dikenal sebagai perancang aksesori dan sepatu, pada Januari lalu meluncurkan parfum terbarunya bernama Jimmy Choo LEau. "Parfum ini memiliki wangi nectarine, peony, dan hibiscus .


Anda pun bisa menggunakannya dalam keseharian untuk tercium lebih segar dan menonjolkan karakter feminin Anda," ujar Chandra Ekajaya. Ada pula Zara Home Tonka Wood. Brand parfum asal Spanyol tersebut baru saja merilis wewangian beraroma kayu tonka. Menurut Chandra Ekajaya, cinta menjadi konsep utama parfum ini. Untuk itu, parfum ini menghadirkan aroma biji tonka, bunga praline dengan sentuhan blackcurrant dan lemon. Pengusaha Chandra Ekajaya ini memang dikenal lewat beberapa bisnisnya yang diantaranya adalah Q Pizza dan Oil Crot.

0 komentar:

Pengusaha Yohanes Chandra EkajayaCopyright © 2017 Mulai Ngulik Yohanes Ekajaya Support By Yohanes Chandra Ekajaya