Temukan Rasa Kopi Lewat Imajinasi


MASUK dalam lima jajaran negara penghasil kopi terbesar di dunia, nggak heran kalau banyak perkebunan kopi di Indonesia.

Sebut saja seperti kopi arabika Gayo di Aceh, Robusta Sidikalang Sumatra Utara, dan Kopi Garut di Jawa Barat.

Kopi sudah menjadi mimuman favorit banyak orang. Tapi pernah nggak sih sobat penasaran bagaiamana proses pembuatannya? Secangkir kopi dengan aroma yang khas berasal dari sebuah biji kopi yang berkualitas.

Kalau sobat datang ke sebuah kebun kopi, kalian bisa langsung melihat deh bentuk awal biji kopi sebelum diproduksi. Salah satu kebun kopi yang ada di Jawa Barat terlekat di Malabar, Bandung sob.

Tenang guys, kalau mau melihat bentuk biji kopi dan proses penyajiannya, sobat nggak perlu jauh-jauh ke sana kok. Karena ada beberapa coffee shop di Cirebon yang turut memperlihatkan proses penyajian kopi, salah satunya di Baraja Coffee.

Baraja Coffe mengolah kopi yang masih berbentukgree/i bean. Biji kopi yang didapat berasal dari perkebunan langsung serta dari pelelangan kopi.

Di sana sobat bisa lihat proses penyajian black coffee. Salah satunya adalah teknik penyajian pour over. Dikatakan Fauzi Heiqmeuh selaku owner Baraja Coffee, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyajikan kopi dengan teknik ini. "Tempratur air serta takaran kopi dan air harus diperhatikan. Karena takaran penyeduhan yang tidak tepat akan mempengaruhi rasa kopi tersebut," paparnya.

Sementara itu, black coffee selalu diidentikkan dengan rasa pahit Padahal menurut Fauzi, sebenarnya setiap kopi memiliki karakter, rasa, dan aroma yang berbeda, sob. Sobat bisa bermain imajinasi untuk mengetahuinya.

"Ada diagram kopi yang bisa dilihat sebagai acuan untuk menentukan aroma dan rasa dari kopi hitam. Untuk mengetahuinya cukup seruput sedikt kopinya lalu bermain imajinasi dan fokus pada rasa serta aroma yang dihasilkan." Dungkasnya.

0 komentar:

Pengusaha Yohanes Chandra EkajayaCopyright © 2017 Mulai Ngulik Yohanes Ekajaya Support By Yohanes Chandra Ekajaya